Home / Bisnis Sampingan / Peluang Usaha Budidaya Belut Dalam Drum & Hal Yang Diperhatikan

Peluang Usaha Budidaya Belut Dalam Drum & Hal Yang Diperhatikan

Advertisement

Dahulu belut biasa kita temukan dirawa atau dipematang sawa, dengan cara dipancing. Namun dewasa ini belut sudah mudah didapatkan dengan membudidayakannya. Permintaan pasar akan kebutuhan belut semakin tinggi, sehingga usaha budidaya belut cukup menggiurkan untuk dijalankan.

Yaa,, Keuntungan yang dijanjikan usaha budidaya belut sangat menggiurkan. Bayangkan saja, satu kilogram belut goreng harganya bisa sampai ratusan ribu rupiah kalau sampai di kota-kota besar.

Sekarang ini, belut sudah banyak di inovasikan menjadi berbagai jenis makanan, seperti keripik belut dan lain-lainnya. Dilihat dari rasanya, memang keripik belut itu sangat renyah dan gurih. Jadi wajar saja kalau banyak orang yang minat dengan camilan yang satu ini.

Jika keuntungan peluang usaha ini menjanjikan, mengapa Anda tak tertarik mencoba usaha budidaya belut ini? Budidaya belut bisa dilakukan di dua media yaitu di dalam kolam dan di dalam drum. Tentu saja masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya. Untuk budidaya didalam drum, anda harus memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Perhatikan Ini Saat Memulai Usaha Budidaya Belut Di Dalam Drum

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk bududaya belut di dalam drum. Bagi yang punya lahan sempit, teknik budidaya ini akan menjadi salah salah satu alternatif bagi anda.

1. Waspadai kehadiran hama

Ini adalah salah satu kekurangan usaha budidaya belut dii dalam drum. Beberapa binatang pengganggu seperti bebek dan ayam sering datang. Usahakan untuk menempatkan drum di tempat yang aman dari binatang tersebut. Bila perlu, beri pagar agar ayam dan bebek tidak bisa masuk ke area drum.

Read More :  4 Alasan Kenapa Harus Mengembangkan Ide Bisnis Sampingan

2. Jangan mencampur bibit belut sudah dewasa dengan anakan

Belut punya sifat kanibalisme. Jadi belut yang sudah dewasa akan memakan belut yang masih kecil. Nah, inilah yang harus anda perhatikan. Jangan mencampurkan bibit belut yang masih anakan karena akan dimakan oleh belut yang sudah dewasa.

3. Selalu perhatikan PH air

Belut bisa tumbuh dengan maksimal pada PH 5-7. Awalnya, air yang ada dalam drum memang jernih dan segar. Namun setelah beberapa lama, warna airnya akan berubah menjadi merah. Nah, bila air sudah berubah warna, silahkan anda cek lagi kadar PH nya.

Itulah beberapa hal yang harus anda perhatikan bila anda ingin membudidayakan belut di dalam drum. Karena kemudahan dan keuntungan yang menjanjikan usaha ini, ada baiknya anda lirik juga budidaya belut ini sebagai alternatif sumber penghasilan tambahan. Siapa tahu usaha budidaya belut ini akan memberikan rupiah untuk anda.

Advertisement

Check Also

Contoh Usaha Modal Kecil Yang Bisa Kita Mulai

Memulai bisnis dan usaha bisa jadi solusi bagi yang belum dapat pekerjaan. Anak muda pun …

One comment

  1. permisi, saya ingin memasang iklan di http://wirabisnis.com/

    jika anda berminat. silahkan hubungi kami di ulatbulu1355@gmail.com untuk informasi lebih lanjut.

    terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *